Bhabinkamtibmas Bungurjaya Pererat Sinergi dengan Warga Melalui Sambang DDS ke Warung Rakyat
Diskusi Tasikmalaya– Sebagai ujung tombak Polri yang paling dekat dengan masyarakat, peran Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) tidak pernah berhenti pada penegakan hukum semata. Lebih dari itu, mereka adalah sahabat, pelindung, dan pendengar bagi warga di desa binaannya. Bukti nyata dari komitmen ini kembali ditunjukkan oleh Aipda Ridwan Hendrawan, Bhabinkamtibmas Desa Bungurjaya, Polsek Pasawahan, dengan melaksanakan kegiatan Sambang Dialogis dan Silaturahmi (DDS) ke warung-warung warga di Desa Bungursari, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, pada Jumat, 12 September 2025.
Kegiatan yang berlangsung santai namun penuh makna ini merupakan bentuk strategis Polri dalam membangun dan memelihara proximity atau kedekatan dengan jantung masyarakat. Warung-warung dipilih karena fungsinya yang strategis; bukan hanya sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial warga tempat berbagai informasi dan percakapan mengalir setiap harinya.
Pesan Kamtibmas di Tengah Keakraban Ngobrol Warung
Dalam kunjungannya, Aipda Ridwan tidak sekadar menyapa. Dengan pendekatan yang humanis dan cair, ia menyelipkan pesan-pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Salah satu fokusnya adalah mengingatkan para pemilik warung untuk selalu waspada dan menjaga lingkungan usahanya dari tindakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, seperti ancaman pencurian.
“Ibu, Bapak, meski warungnya di depan rumah, tetap harus selalu siaga. Jangan sampai lengah. Ada saja oknum yang memanfaatkan kelengahan kita untuk membongkar atau mencuri. Keamanan aset ini penting untuk kelancaran rezeki kita bersama,” ujar Aipda Ridwan dalam dialognya, menekankan pentingnya cawareness di tingkat paling dasar.

Baca Juga: Dunia Psikologi: Dunia Kelam Psikologi Remaja Sakit Hati Berujung Pembunuhan Kejam di Bogor
Selain itu, Ridwan juga aktif menyosialisasikan pentingnya peran serta masyarakat sebagai mata dan telinga Polri. Ia mengajak warga untuk segera melaporkan setiap hal mencurigakan atau gangguan Kamtibmas yang terjadi di lingkungan mereka, baik langsung kepadanya sebagai Bhabinkamtibmas setempat maupun melalui Polsek Pasawahan.
Strategi Proaktif: Dari Patroli hingga Dialogis
Aipda Ridwan menjelaskan bahwa untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, tidak cukup hanya menunggu laporan. Polsek Pasawahan secara proaktif melakukan berbagai upaya pencegahan (preventif).
“Kami tidak hanya bekerja saat ada kejadian. Dalam menjaga situasi kamtibmas, kami melakukan berbagai cara antisipasi, termasuk melakukan patroli ke daerah yang dianggap rawan dan yang utama adalah melakukan patroli dialogis atau patroli sambang seperti ini. Ini adalah jantung dari policing,” tegasnya.
Patroli dialogis dinilai jauh lebih efektif karena membangun trust dan rasa aman yang organik. Masyarakat tidak melihat polisi sebagai figur yang menakutkan, tetapi sebagai bagian dari komunitas yang hadir untuk mendengarkan dan menyelesaikan masalah.
Dukungan Penuh Pimpinan: Sambang DDS adalah Investasi Kepercayaan
Komitmen menjadikan Bhabinkamtibmas dekat dengan warga mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan. Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pasawahan, AKP Gugun Gunadi, S.H., M.M., menegaskan bahwa kegiatan Sambang DDS adalah program rutin yang wajib dijalankan.
“Kegiatan Sambang DDS tersebut secara rutin dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas dengan tujuan utama terjalinnya silaturahmi dan komunikasi yang baik dengan warga. Ini adalah fondasi,” kata AKP Gugun.
Kapolsek menambahkan, melalui pendekatan yang santun dan mendengar ini, Bhabinkamtibmas dapat menggali informasi tentang situasi, kondisi, serta perkembangan Kamtibmas di desa binaan secara lebih mendalam dan akurat. Informasi dari lapangan inilah yang menjadi bahan vital untuk menyusun strategi pengamanan yang tepat sasaran.
“Hal tersebut dilakukan untuk menggali informasi tentang situasi dan kondisi serta perkembangan kamtibmas di Desa Binaan Desa Bungurjaya,” ungkap Kapolsek.
Ajakan Kolaborasi: Jaga Lingkungan, Lapor Jika Ada Gangguan
Pada akhir kunjungan, pesan inti yang ingin disampaikan adalah ajakan kolaborasi. Keamanan bukanlah tanggung jawab Polri semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami harap, jika melihat atau mendengar ada gangguan kamtibmas, agar segera melaporkan atau menghubungi Bhabinkamtibmas ataupun Polsek Pasawahan untuk kita tindak lanjuti,” pungkas AKP Gugun Gunadi menutup pernyataannya.
Melalui kegiatan seperti ini, Polri, dalam hal ini Polres Purwakarta, menunjukkan transformasinya menuju Polisi yang semakin society-oriented, mengedepankan pendekatan preventif-proaktif, dan membangun kepercayaan (trust building). Kehadiran Aipda Ridwan Hendrawan di warung-warung Desa Bungursari adalah investasi kecil yang nilainya sangat besar: sebuah jaminan bahwa pelindung mereka selalu ada, mendengar, dan siap beraksi untuk menciptakan Purwakarta yang semakin aman dan tertib.





